Ini dia nih 2 kucing yang sangat sangat hebat menurutku bagaimana tidak yang satu bisa memprediksi kematian orang dan yang satunya lagi bisa menghasilkan duit yang terbilang lumayan..hmmm.... sangat banyak tepatnya, dan boleh dibilang kucing yang satu ini bisa di golongkan sebagai kucing milyader bukan cuma orang loh yang bisa jadi milyader tapi kucing juga... hihihi...
Ga kebayang kalau punya uang segitu banyaknya,mungkin aku bisa beli apapun yang aku mau. Dan buat kucing yang satunya lagi, mungkin bisa dibilang kucing peramal kali yang..hahahah.. soalnya bisa memprediksi kapan seseorang meninggal dunia. Dan itu sungguh luar biasa... Manusia aja ga bisa memprediksi kematiannya tapi ini seekor kucing.... ckckck,,, Hebat..hebat.....
Dan buat kucing-kucing ini aku kasih jempol deh bukan cuma 2 tapi 100.... walah dapet di mana tuh 100 jempol hahahaha.....
Daripada kalian makin penasaran silakan baca baik-baik 2 kisah kucing fenomenal ini.....
CEKIDOT....
1. Oscar, the cat (Kucing Rumah Sakit yang Mampu Menebak Kematian Pasien)
Oscar adalah seekor kucing di lantai 3 pusat rehabilitasi di Providence,
Rhode Island.Tempat itu merawat penderita Alzheimer,parkinson,dan
berbagai penyakit lain di mana sang penderita bisa menemui ajal nya
kapan saja dalam waktu yang tidak bisa di tentukan.
Setelah sekitar 6 bulan,para staff mulai menyadari ada kejanggalan pada
oscar. Oscar masuk ke ruangan yg dia mau,lalu mulai mengendus-ngendus
dan mengamati pasien dan selanjutnya tidur di dekat pasien tersebut.
Yang mengejutkan para perawat di sana adalah pasien yang di hampiri
Oscar pasti meninggal dalam kurun waktu 2-4 jam kemudian setelah
kedatangan nya.
Salah satu dari kejadian pertama melibatkan seorang pasien yg memiliki semacam gumpalan darah di kaki nya.
Oscar datang dan melingkarkan badan nya di kaki pasien tersebut dan
tetap di situ sampai pasien tersebut meninggal beberapa jam kemudian.
Ada kejadian lain di mana dokter telah menetapkan waktu kematian seorang
pasien berdasarkan pada kondisi pasien.
Oscar membuktikan bahwa prediksi dokter tersebut 10 jam terlalu awal.
Karena begitu Oscar mengunjungi nya pasien tersebut meninggal 2 jam
kemudian dan dokter tersebut cuma bisa tercengang.
Ketelitian Oscar yang telah terbukti pada 25 kejadian akhirnya di
percaya oleh pimpinan staff untuk menciptakan suatu protokol tidak biasa
dan mungkin sulit dipercaya.
Setiap Oscar ditemukan sedang tidur dengan seorang pasien, staff akan
menghubungi anggota keluarga sang pasien untuk memberitahu mengenai
kematian yang akan segera terjadi.
Kemampuan Oscar untuk memprediksi jam2 terakhir kehidupan manusia ini
membingungkan banyak orang dan dideskripsikan oleh Dr.David Doza bahwa
Oscar adalah kucing yang tidak mau berteman pada orang hidup.
Salah satu contoh nya yg di tulis dalam artikel NEJM. Ketika ada seorang
pasien wanita tua yang ditemani oleh Oscar, Dokter menyuruh Oscar untuk
keluar dan Oscar mengeluarkan suara mendesis seperti ular derik yang
seakan mengatakan "Tinggalkan Aku Sendiri".
2. Tama, Kucing Kepala Stasiun
Seekor kucing bisa mendatangkan pemasukan sampai 1,1 miliar yen atau
sekitar Rp 99,18 miliar per tahun bagi sebuah kota kecil di Jepang. Tama
adalah seekor kucing tortoiseshell yang lahir dan hidup di stasiun
kereta api Kishi yang tanpa kepala stasiun di Kinokawa, Provinsi
Kishigawa, Jepang barat.
Karena itu, Tama menjadi kepala stasiun lengkap dengan seragam
perusahaan kereta api Wakayama. Kucing ini tampil di stasiun saat kereta
api lewat, berjalan seperti layaknya kepala stasiun kereta api. Aksi
Tama ini mengundang ribuan turis datang ke sana.
Menurut Katsuhiro Miyamoto, profesor pada Sekolah Akuntansi Universitas
Kansai, yang meneliti dampak berganda dari kehadiran Tama sebagai kepala
stasiun, menyebutkan ada dana sebesar 1,1 miliar yen pada tahun 2007
yang mengalir ke Kinokawa. Selain mereka yang datang, suvenir buku
bergambar Tama dan berbagai barang lain bergambar kucing kepala stasiun
ini juga laku.
Tama juga disorot oleh stasiun televisi dan publisitas lainnya. Atas
semua perannya ini, Tama hanya mendapat gaji dan bonus berupa makanan
kucing yang hanya bernilai 280 juta yen per tahun.
Padahal, Tama lahir dari seekor kucing yang tersesat, yang dibawa ke
stasiun oleh tukang bersih-bersih dan kemudian dipelihara Toshiko
Koyama, yang punya toko di dekat situ. Kondisi menguntungkan ini sudah
berlangsung sejak Januari 2007.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar